semuanya ada disini


Bencana radiasi nuklir di Jepang menyusul kerusakan akibat gempa dahsyat diikuti tsunami berdampak negatif terhadap perkembangan harga BBM non-subsidi khususnya pertamax di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang mengalami kenaikan hingga 7,5 persen.

”Harga pertamax di Provinsi Sulut naik 7,5 persen menjadi Rp 9.300 per liter di Manado, Bitung, Minahasa Utara dari sebelumnya Rp 8.650 per liter dan tertinggi di Kotamobagu Rp 9.400 per liter,” kata Sales Area Manager BBM Retail Pertamina Manado Irwansyah, Rabu (16/3/2011).

Sementara harga di Minahasa Induk, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, dan Tomohon menjadi Rp 9.350 per liter dari sebelumnya Rp 8.700 per liter.

Irwansyah mengatakan, radiasi nuklir yang diakibatkan gempa dan tsunami menjadi pelajaran menakutkan bagi negara yang punya pembangkit listrik tenaga nuklir sehingga beberapa negara menghentikan pengoperasian energi nuklir dan menggantimya dengan bahan bakar minyak.

”Bergantinya penggunaan ke bahan bakar minyak tersebut mengakibatkan permintaan meningkat tajam dan hal inilah yang mendorong harga BBM di pasar internasional melonjak sangat tinggi, dampaknya pada harga pertamax,” kata Irwansyah.

Rata-rata penjualan pertamax di Kota Manado dan daerah lainnya di Sulut sebelumnya kenaikan terjadi berkisar 5 hingga 6 kiloliter per hari masih jauh dibandingkan target 10 kiloliter per hari.

Penjualan rata-rata harian tersebut dihasilkan dari titik penjualan 22 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang tersebar mulai Manado hingga kabupaten/kota yang ada di Sulut.

 

sumber kompas.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: